Simak Hal-Hal Berikut Ini Sebelum Kamu Memulai Magang! - Ilmu Digital

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, 18 Juli 2021

Simak Hal-Hal Berikut Ini Sebelum Kamu Memulai Magang!

 



Instansi pendidikan seperti sekolah kejuruan dan perguruan tinggi mengharuskan para siswa atau

mahasiswanya untuk melakukan kegiatan magang sebagai aktifitas pendukung dari materi yang

diberikan yang cenderung bersifat teoretis.

Tujuan dari kegiatan magang ini adalah untuk mempersiapkan siswa/ mahasiswanya dalam

menghadapi dunia kerja, yang diantaranya meliputi ritme kerja, implementasi sesungguhnya dari

apa yang dipelajari selama pembelajaran di instansi pendidikan, dan budaya kerja.

Bagi peserta magang, terkadang tujuan magang mereka tak hanya untuk memperoleh skill yang

lebih mendalam agar siap di dunia kerja, melainkan juga mengharapkan timbal balik dari perusahaan

atas kontribusi dirinya. Padahal, jelas tujuan magang tidak sama dengan kerja. Kerja dilakukan

karena memang untuk mendapatkan gaji. Tujuan itulah yang menjadi perbedaan magang dan kerja.

Pengertian Magang dan Kerja

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), magang diartikan sebagai calon pegawai (yang

belum diangkat secara tetap serta belum menerima gaji atau upah karena dianggap masih dalam

taraf belajar).

Sedangkan, kerja artinya sesuatu yang dilakukan untuk mencari nafkah; mata pencaharian. Jadi,

dapat disimpulkan bahwa apabila ingin mendapatkan uang, maka yang harus dilakukan adalah kerja,

bukan magang,

Insentif Untuk Anak Magang

Insentif adalah bentuk reward yang diberikan kepada seseorang sesuai dengan syarat dan ketentuan

yang berlaku. Berbeda dengan gaji, gaji diberikan setiap bulan dan memang harus diberikan sebagai

hak dari pekerja.

Dalam Undang-undang ketenagakerjaan, dijelaskan pada pasal 22 ayat (2) bahwa peserta magang

berhak atas hak-haknya. Namun, hak yang dimaksud bukan berupa gaji, melainkan seperti

memperoleh uang saku atau transport, jaminan sosial tenaga kerja, jaminan kecelakaan kerja, dan

kematian khusus peserta magang.

Dari yang dijelaskan diatas, hak yang didapat pekerja dan pemagang menjadi suatu hal yang perlu

diperhatikan sebegai perbedaan magang dan kerja. Pada kenyataan yang ada pun, tidak semua

perusahaan memberikan uang saku atau transport, dan lain-lain kepada pemagang.

Perusahaan milik pemerintah, BUMN biasanya membuka lowongan magang kepada para mahasiswa

di waktu-waktu tertentu. Keuntungan yang didapatkan salah satunya uang saku dengan nominal

yang ditentukan oleh perusahaan. Jumlahnya jelas lebih sedikit daripada gaji.

Namun, tentu saja untuk lolos menjadi pemagang di BUMN harus melalui beberapa tahapan seleksi.

Ditambah, kesempatan magang itu dibuka untuk seluruh Indonesia. Jadi bisa dibayangkan

bagaimana ketatnya persaingan untuk lolos menjadi pemangan di BUMN.

Salah satu kenalan saya, menceritakan pengalaman magangnya di suatu perusahaan. Dia mendaftar

magang di perusahaan tersebut tanpa seleksi, jam kerjanya terkadang melebihi jam kerja normal.

Namun, tidak ada insentif yang didapat atas itu. Padahal jam kerjanya melebihi jam kerja biasa.

Salah satu perusahaan berbasis IT di Semarang, PT Berbagi Bintang Teknologi menawarkan program

magang. Perusahaan yang dikenal dengan nama STAR SHARE ini memberikan insentif kepada

peserta magangnya dengan nominal hingga Rp 800.000.

Perbedaan magang dan kerja menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh para pemagang sebab pada

dasarnya kedua hal tersebut tidak sama, meskipun pada prosesnya sama-sama mengerjakan

sesuatu.

Ketentuan mengenai gaji ataupun insentif, apakah perusahaan wajib memberikannya kepada

pemagang, tergantung pada kebijakan perusahaan. Informasi selebihnya dapat kamu lihat disini:

Berapa Gaji Yang Seharusnya Diterima Anak Magang? – Imajinasi (imajinasihub.online)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here